Inisiasi Kerja Sama Antara Puslitbangbun Dan UNTIRTA Dalam Pengembangan Komoditas Perkebunan Dan Sumber Daya Manusia

Diterbitkan Oleh : PUSLITBANGBUN

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Daya saing mengindikasikan kemampuan dan kinerja suatu perusahaan, sub-sektor, wilayah atau negara untuk menjual dan memasok barang dan jasa di pasar secara lebih baik dibanding kemampuan perusahaan, subsektor, atau negara lain di pasar yang sama. Selain itu, daya saing pada sektor ini juga dilihat dari kemampuan menghasilkan komoditas yang dapat memenuhi kebutuhan baik nasional maupun internasional.

Peningkatan daya saing komoditas pertanian sebagai salah satu agenda penting bagi keberlangsungan pangan untuk masyarakat Indonesia. Menurut data BPS tahun 2019, sektor Pertanian Indonesia memberikan sumbangan setidaknya 13,13% kepada Produk Domestik Bruto Indonesia. Sebanyak tujuh jenis komoditas berkontribusi dalam sektor pertanian. Komoditas tersebut antara lain Perkebunan (3,47%), Tanaman Pangan (3,22%), Perikanan (2,57%), Peternakan (1,57%), Hortikultura (1,44%), Kehutanan (0,67%), serta Jasa Pertanian dan Perkebunan (0,19%). Sumbangan komoditas perkebukan relative lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya terutama dari karet, kelapa, kelapa sawit, kopi, teh, tebu, cengkeh, dan tembakau.Namun demikian pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Balitbangtan terus berupaya semaksimal mungkin mengembangkan dan memacu kontribusi sektor perkebunan memalui kebijakan startegis terutama dalam meningkatkan produktivitas komoditas dengan memaksimalkan sinergisitas dengan berbagai stakeholder terutama Perguruan Tinggi (PT). Baca Selengkapnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *