POTENSI BESAR DIBALIK SECANGKIR KOPI BANTEN

Pada tanggal 18-22 November 2019 BEM Fakultas Pertanian mengadakan Event Kopi Banten dengan tema “Sruputt Kopi Banten” dalam rangkaian acara Pekan Raya Pertanian 1.0 yang bertempat di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Pakupatan.

Pekan Raya Pertanian adalah event tiap tahun BEM Faperta Untirta untuk menggebyarkan sektor Pertanian kepada masyarakat Untirta. Pada tahun ini ada inovasi dalam kegiatan Pekan Raya Pertanian yaitu mengadakan Event Kopi Banten.

Kegiatan Event Kopi Banten dengan tema “Sruputt Kopi Banten” bekerjasama dengan komunitas Serang Ngopi. Adapun rangkaian kegiatan “Sruputt Kopi Banten” yaitu Public Cuping, icip-icip kopi Banten dan Brewing competition. Acara ini dibuka dengan pengguntingan Pita Oleh Dekan Faperta Prof. Dr. Ir. Nurmayulis, MP. Dan Wakil Dekan III Faperta Putra Utama, SP., MP.

“Kegiatan “Sruputt Kopi Banten” bertujuan untuk memperkenalkan Kopi Banten kepada masyarakat Untirta oleh karena itu dalam kegiatan ini menggunakan biji kopi origin Banten dari tiap daerah yaitu Gn. Karang, Gn. Pulosari, Baduy, Cinangka serta Tegal Lumbu. Biji-biji kopi tersebut didapat dari roastery yang ada di Banten yaitu Kultura Roastery, Banyubiru, dan ngopidipit,” Tutur Alan selaku Penanggung Jawab Kegiatan “Sruputt Kopi Banten”.

Alan pun menjelaskan bahwa selain Public Cuping dan icip-icip kopi Banten terdapat juga kegiatan Brewing Competition yang diikuti 30 Peserta dari seluruh Kota dan Kabupaten yang ada di Banten serta ada juga yang dari Bandung. Sehingga tujuan dari kegiatan ini bisa tercapai karena selain masyarakat Untirta dan masyarakat Banten, masyarakat luar Banten pun bisa mengenal keunikan dari Kopi Banten. BEM Faperta Untirta merupakan yang pertama melaksanakan kegiatan “Sruputt Kopi Banten” / event Kopi dari kalangan Mahasiswa.

Syahid selaku Founder Komunitas “Serang Ngopi” menyatakan bahwa Kopi Banten bisa bersaing secara nasioal dengan catatan meningkatkan kualitasnya bukan sekedar Ada. Kemudian Pasar Kopi di Serang sudah cukup besar dengan hadirnya 40 lebih kedai kopi sehingga Petani tidak sulit lagi mencari pasarnya.  Event kopi Banten yang diadakan oleh BEM Faperta/ kalangan Mahasiswa menandakan bahwa kepedulian masyarakat terhadap Kopi Banten semakin meluas, seiring dengan itu harapannya semua elemen bisa sama-sama meningkatkan kualitas Kopi Banten juga untuk bersaing secara Nasional

“Adanya event kopi Banten ini semoga bisa membuat potensi kopi Banten semakin dikenal oleh khalayak umum. Walaupun minum kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat Banten namun belum mampu mengangkat brand kopi Banten dan ekonomi para petaninya. Oleh karena itu harus ada penguatan peran dan sinergitas dari berbagai elemen seperti Pemerintah, Pebisnis dan Penggiat Kopi, Mahasiswa serta masyarakat Banten untuk bersama-sama meningkat potensi kopi Banten agar Banten bisa menjadi sentra kopi nasional sehingga kesejahteraan petaninya meninggkat, “ kata Irfan, Ketua Bem Fakultas Pertanian Untirta.

“Inisiasi BEM Faperta mengadakan event kopi Banten ini karena merasa beban moral Kampus untuk menjadi penyokong peningkatan perekonomian daerah harus benar-benar terealisasikan terkhusus lewat sektor Pertaniannya. Terlebih kampus untirta menyandang amanah sebagai pusat kajian Food Security harus bisa berperan aktif dalam meningkatkan potensi dari berbagai komoditas unggulan yang ada di Banten bukan hanya kopi namun komoditas lainnya juga seperti talas beneng, durian dan lain sebagainya”. Tutur Irfan.